Apakah Exynos 7904 Layak sebagai Chipset Kelas Menengah?

Berbicara tentang smartphone di era teknologi 4.0 ini memang tidak akan ada habisnya. Para vendor smartphone semakin gencar mengeluarkan produk-produknya. Namun, tahukah kalian komponen terpenting pada smartphone sehingga saat ini semua bisa dilakukan dengan satu benda tersebut? Memotret, merekam, bermain game, Browsing, Chatting, Telepon, dan masih banyak lagi bisa dilakukan hanya dengan smartphone. Ya, proses-proses tadi tidak akan dapat berjalan tanpa adanya prosesor. Prosesor adalah komponen terpenting penyusun smartphone. Bisa dibilang bahwa komponen ini adalah “otak” dari sebuah smartphone. Semakin baik dan canggih spesifikasi dari prosesor, maka akan semakin banyak yang bisa dilakukan dengan benda tersebut.

Salah satu brand/merk prosesor yang terkenal adalah exynos. Prosesor ini dikembangkan dan hanya digunakan oleh smartphone Samsung. Brand ini mengeluarkan banyak seri sesuai dengan kualitas dan target segmentasi pasar. Saat ini, terutama di Indonesia, Segmentasi pasar kelas middle (menengah) sangat didewakan. Pada akhir September lalu, Samsung meresmikan produk Samsung galaxy A30s di Indonesia yang menyasar pasar kelas menengah.

Sumber: www.samsung.com

Dengan target segmen pasar kelas menengah, smartphone dengan prosesor octa-core yang diberi nama Exynos 7904 ini cukup banyak digandrungi oleh para pembeli. Hal tersebut karena smartphone ini memiliki fitur dan spesifikasi yang cukup baik. Samsung A30s memiliki kamera belakang triple dengan resolusi 5+25+8 MP, dan kamera depan 16 MP. Dengan massa 166 gram dan ukuran layar 6,4 inci, smartphone ini dilengkapi dengan fitur fingerprint (under display and optical), kompas, accelerometer, proximity, dan Bluetooth 5.0. Smartphone ini juga dilengkapi dengan kapasitas baterai yang cukup besar yaitu 4.000 mAh dengan kemampuan fast charging 15W.

Tentunya spesifikasi yang bagus tadi disokong karena adanya Chipset Exynos 7904. Chipset yang diproduksi dengan fabrikasi 14 nanometer ini tersusun dari 2 x ARM cortex-A73 core high-end clock di 1.8 GHz untuk tugas berat dan 6 x ARM Cortex-A53 core hemat daya clock di 1.6GHz untuk aplikasi ringan. Hal tersebut menyebabkan Exynos 7904 dapat bekerja dengan konsumsi daya yang lebih efisien.

Sayangnya, Samsung galaxy A30s yang menggunakan Exynos 7904 ini dibanderol degan harga Rp 3.299.000,-. Padahal dengan harga yang sama bahkan lebih rendah, beberapa smartphone dari vendor lain menawarkan smartphone dengan “otak” yang lebih baik dari Exynos 7904. Chipset tersebut bernama snapdragon 660. Berdasarkan laman versus.com yang membandingkan antar keduanya, Exynos 7904 memperoleh nilai yang lebih rendah dari rivalnya. Snapdragon 660 memperoleh 73 poin, sedangkan Exynos hanya memperoleh 64 poin. Pasalnya, sang rival memiliki spesifikasi performa yang lebih cepat mencapai 4 x 2.2 GHz dan 4 x 1.84 GHz.

Sumber: www.versus.com

Salah satu smartphone dengan chipset snapdragon 660 adalah smartphone keluaran Xiaomi yaitu Redmi note 7. Smartphone ini hanya dibanderol dengan harga dibawah 3 juta rupiah. Namun, Spesifikasi Smartphone ini bisa dibilang lebih baik daripada Samsung galaxy A30s. Pasalnya, selain menggunakan chipset snapdragon 660 yang performanya lebih baik, Redmi note 7 juga dilengkapi dengan kapasitas RAM mencapai 6 GB dan memori internal 64 GB. Lebih baik dari Samsung galaxy A30s yang hanya memiliki kapasitas RAM 4 GB.

Meski demikian, patut dinantikan apakah Smartphone Samsung galaxy A30s akan tenggelam atau akan merajai pasar dalam sektor penjualan. Meskipun tergolong lebih mahal dibanding pesaingnya, Samsung dari waktu ke waktu tetap exist bahkan menjadi vendor raksasa di pasar lokal maupun global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *